Kamis, 30 September 2010

Kepemurahan Kasih-Sayang

Syawwal adalah bulan diraihnya kemenangan. Apa ciri dimenang- kannya kembali fithrah? Apa sangat perlunya perbaikan akhlaq dengan berkepemurahan kasih sayang bagi bangsa ini? Apa dampak kerusakan akhlaq terhadap diri dan lingkungan? Mengapa ketercelaan logika-nafsu dengan segala kedengkiannya menghalangi teraihnya kembali fithrah, bahkan membunuh unsur daya potensi ketenagaan manusia dan alam? Tulisan yang merupakan lanjutan artikel sebelumnya ini (Bagian Pengantarnya tersaji di bawah; untuk melihatnya secara lengkap-rinci, silakan klik di sini) berupaya membentangkan sebahagian dari jawabannya, sekaligus agar segenap anak negeri Indonesia dapat mengadakan perbaikan secara kompak-serempak.






Tulisan di atas adalah ringkasan yang dikerjakan Taufik Thoyib dari tulisan Ki Moenadi MS yang berjudul "JAMUAN SYAWWAL SI BULAN FITRIYAH. Menyibak ketercelaan adab & akhlaq perilaku", sajian beliau 15 Syawwal 1420H (2001) Untuk melihat artikel pertama, silakan klik di sini. Untuk melihat halaman selanjutnya silakan klik tombol di bagian ujung kanan-bawah pada halaman di atas -Admin.

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan tinggalkan akun valid e-mail Anda.